Selasa, 17 Juli 2018

5 Cara Bank Setujui Pinjaman Tanpa Agunan

Dana pinjaman memang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan ataupun menambah anggaran untuk beragam keperluan yang membutuhkan dana cukup besar. pengajuan pinjaman bisa dilakukan lewat bank. Bahkan, ada produk pinjaman tanpa agunan yang memudahkan perolehan pinjaman. Amar Bank adalah salah satu penyedianya.
Dalam hal menyetujui pinjaman tanpa ada jaminan, tidak menutup kemungkinan bahwa pihak bank punya banyak risiko. Untuk itu, terdapat indikator atau pengukuran yang digunakan oleh pihak bank dalam menilai kelayakan permohonan pinjaman. Berikut ini terdapat uraian mengenai indikator penilaian bank sebagai cara menentukan kelayakan pinjaman.

Character (Karakter)

Hal pertama yang dinilai adalah karakter atau sifat peminjam dana. Penilaian ini diperlukan untuk meyakinkan pihak bank bahwa sifat seseorang yang diberi dana pinjaman memang dapat dipercaya. Prinsip karakter ini meliputi  terdiri dari sifat pribadi pelanggan, kebiasaan, latar belakang keluarga, cara hidup, dan hobi yang dimilikinya.
Dengan memahami karakter dari setiap pihak yang mengajukan pinjaman, pihak bank sebagai penyedia dana pinjaman dapat dengan yakin memberikan persetujuan terhadap permohonan pinjaman. Karenanya, para nasabah yang terpercaya tersebut dapat mengangsur pinjaman dengan tertib hingga lunas.

Capacity (Kapasitas)

Indikator kedua yang digunakan oleh bank adalah kapasitas. Hal ini bertujuan mengetahui kemampuan nasabah dalam melakukan pembayaran kredit. Jika pinjaman digunakan untuk modal usaha atau bisnis, maka pihak bank akan menilai dari kemampuan dalam bidang usahanya, yaitu dari segi pendidikan beserta pengalaman mengelola usaha.

Capital (Modal)

Capital merupakan salah satu aspek dari 5C yang digunakan bank dalam menilai kelayakan pengajuan pinjaman. Pihak bank akan meminta keterangan secara jelas dari pihak nasabah mengenai alokasi dana pinjaman. Dalam hal ini, meskipun pihak Amar Bank sudah mempunyai layanan online, namun keterangan langsung masih diperlukan.
Pihak Amar Bank bisa menemui nasabahnya saat melakukan penandatanganan kontrak. Sebagai contoh, pihak bank bisa melihat neraca, laporan laba rugi, struktur permodalan, serta rasio keuntungan jika dana pinjaman digunakan untuk modal usaha.

Condition (Kondisi)

Dalam proses penilaian kelayakan permohonan pinjaman, pihak bank juga melakukan pertimbangan terkait kondisi ekonomi yang dihubungkan dengan penghasilan yang diperoleh nasabah. Dengan demikian, pada akhirnya nanti dapat diperkirakan kemampuan nasabah untuk membayar angsuran.
Dalam pinjaman tanpa agunan ini, maka pertimbangan dalam hal kemampuan finansial memang dinilai melalui aspek penghasilan setiap periode yang diterima oleh nasabah. Pertimbangan ini memang harus dilakukan agar pinjaman yang diberikan benar-benar dapat diangsur karena sesuai dengan kemampuan finansial nasabah. Bank juga tidak merugi.

Riwayat Kredit

Penilaian yang terakhir adalah riwayat kredit yang dimiliki oleh setiap nasabah. Riwayat kredit ini dapat dilihat dari BI checking, sehingga bank bisa mengetahui nasabah yang bersangkutan apakah termasuk di daftar hitam atau tidak. Dengan pengetahuan tersebut, bank benar-benar mampu mengetahui riwayat kredit nasabah.
Demikianlah beberapa hal yang menjadi perhatian pihak bank untuk menilai permohonan pinjaman dari nasabah. Setelah menilai dari setiap aspek tersebut, pihak bank bisa memberikan keputusan akan menyetujui atau tidak. Hal ini juga berlaku bagi pinjaman tanpa agunan, termasuk yang ditawarkan oleh Amar Bank dengan proses pinjaman online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar